Terjawab Sudah

Kenapa kamu suka? / ? / Apa yang kamu suka? / Tidak ada penjabaran. / Kamu akan jenuh. / Salah. / ? / Saat suka terjabarkan, tidak akan ada lagi suka ketika penjabaran itu kadaluarsa karena waktu. Aku dan kamu manusia. / Bagaimana saat dalam seketika suka itu hilang? / Bukan kesalahanmu. Suka yang ada tidak seharusnya hilang karena datang tanpa pemikiran.

Nty

Aku berdiri, kamu berlari.
Berjarak hitungan langkah, dalam rentangan waktu.
Pengingkaran yang aku gerakkan, tidak pernah terucap, tapi kamu dengar.
Tidak pernah tertulis, tapi kamu baca.
Bukan mau nyeleneh, tapi yang mungkin kamu lihat semu, aku lihat nyata.
Ada rasa cinta yang hanya bisa diungkapkan dengan diam, yang ada di antara aku dan kamu.
Aku merindukan beribu peluk dan tangisan di atas atap berlapis tanah.
Apakah kamu akan datang? 

Selamat malam

Itu yang aku katakan.
Meski raga menghimpit bersentuhan, namun roh dan jiwaku melayang, juga kamu.
Aku mengucap selamat pada untuk setiap perpisahan, dan tidak berkata sayang saat aku kembali terisi.
Bukan karena tidak mengerti syukur, tapi berkata pelan karena tahu akan menguap.
Letup perasaan tak lagi aku ucap, meski tetap menegang seperti botol soda.
Karena aku melangkah dan meninggalkan kamu sayang.

I could die right now, Clem. I’m just.. happy. I’ve never felt that before. I’m just exactly.. where I wanna be.
Joel, Eternal Sunshine Of The Spotless Mind

Dor

Aku melangkah, geser ke kanan.
Aku berjalan, doyong ke kiri.
Kamu di mana?
Terpejam. Mengerjap. Melamun.
Kamu yang mana?
Wujudmu dua, tapi geraknya sama.
Aku bingung. 
Menguap.
Duduk saja lah, nanti juga ketemu.

"Hidup di dunia bukanlah seperti pasar malam. Tidak bergerombol datang dan pulang. Tapi satu-satu kita datang, satu-satu pula kita pulang."

— pramoedya (via afebr)

3 notes

Kaget, senyum.
Terus menilai, senyum.
Lega, senyum.

Aku rabun, tapi tidak salah lihat.
Solid tidak akan terbelah.

Senyum lagi, untuk kamu.

Filter yang menyala

abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

Kamu sekolah?
Katanya bisa baca tulis?
Kenapa ngga bisa baca mata yang berharap? 

12 notes

Ngelungkep

Untuk Kamu yang melumpuhkan pagi,
Aku tertawa.
Jadilah penghalang antara Aku dan matahari.
Setiap senyum menjadi simbol anti kesadaran.
Aku adalah diriku.
Kamu adalah bayang-bayang, yang tidak katut saat aku bergeser.

Jangan sakit ya.